Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juni 2012

Cara Unik Penyapu Jalan di Cina

Tukang sapu jalanan di Cina ternyata punya cara yang unik untuk mempercepat pekerjaan mereka. Yaitu menggabungkan 16 gagang sapu dalam satu cakram yang berputar, dan hasilnya cukup efektif membersihkan debu dari jalan raya.

Cara Unik Penyapu Jalan di Cina

Siapa sangka, ternyata metode ini sudah berlaku selama puluhan tahun. Kabarnya, hal ini dimuat di beberapa media di Eropa. Banyak yang berkomentar, di saat anggota dewan di Inggris sibuk mencari teknologi paling canggih untuk membersihkan jalan raya, ternyata apa yang dilakukan oleh penyapu jalan Cina jauh lebih efektif plus murah biaya.

Tapi coba bayangkan, apakah cara ini bisa diterapkan di Indonesia? Karena yang belum terpikirkan, bagaimana bila banyak sampah di jalan raya. Belum lagi debu yang berterbangan tersapu oleh "sapu-putar" ini. Faktor lainnya, masih banyak jalan-jalan sempit di sini.

Cara Unik Penyapu Jalan di Cina

Hmmm, ada yang punya ide menarik lain?

source: apakabardunia.com

Minggu, 20 Mei 2012

Taman Kota Masa Depan

Ambisi Singapura untuk memiliki taman terbesar di dunia dan mewujudkan "Botanical Capital of the World" dalam waktu tidak lama lagi akan terwujud. Menurut rencana, proyek Gardens by the Bay akan dibuka untuk umum bulan Juni mendatang. Proyek pembangunan taman yang luasnya sekitar 153,78 hektar itu menghabiskan biaya sebesar US$795 juta atau setara dengan Rp7,26 triliun.

Taman Kota Masa Depan

Uniknya taman itu terdiri dari pohon-pohon raksasa (meski terbuat dari beton dan baja) yang menjulang setinggi 50 meter ke atas langit dengan berat ratusan ton. Selain untuk memperindah kota, juga berfungsi memberikan energi alternatif seperti solar sun generator ataupun sebagai tadah air hujan untuk pengairan.

Taman Kota Masa Depan
Seorang pengunjung berjalan di jembatan yang menghubungkan pohon-pohon raksasa

Taman Kota Masa Depan
 Pohon-pohon raksasa

Taman Kota Masa Depan
Seorang pekerja proyek berjalan di depan pohon-pohon raksasa

Taman Kota Masa Depan
Seorang pengunjung tengah memotret pemandangan taman Vertikal yang memiliki pohon dengan ketinggian antara 25 sampai dengan 50 meter dekat lokasi pusat bisnis di Singapura, Senin (30/4). (Wong Maye-E/AP)

Gimana gan,, Indonesia mau bikin kaya ginian ??

source: republika.co.id
kaskus.us/showthread.php?t=14216015

Jumat, 27 April 2012

Hotel-Hotel Unik Terapung Di Air

Inilah Hotel-hotel yang mengapung di atas sungai dan memberikan sensasi yang unik di Asia Tenggara :

1. River Kwai Jungle Raft Floatel di Kanchanaburi, Thailand

Hotel-Hotel Unik Terapung Di Air

River Kwai Jungle Raft Floatel adalah sebuah desa mengapung di Kanchanaburi yang telah ada sejak 1976. Hanya 2,5 jam perjalanan dari Ibu Kota Thailand, Bangkok, Anda dapat melihat desa mengapung berdinding bambu di Sungai Kwai. Setiap kamarnya memiliki luas 28 meter persegi, dengan ranjang gantung nyaman di dalamnya. Penginapan mengapung ini tidak memiliki aliran listrik sehingga sangat hening saat malam tiba. Saat siang hari, sisi penginapan akan dipenuhi para turis yang berjemur dan berenang di Sungai Kwai. Harga untuk menginap di River Kwai Jungle Raft Floatel sekira Rp720 ribu hingga Rp790 ribu.

2. Float House River Kwai di Kanchanaburi, Thailand

Hotel-Hotel Unik Terapung Di Air

Float House River Kwai memiliki 10 villa mewah mengapung yang tergabung memanjang di Sungai Kwai. Setiap kamar memiliki luas 90 meter persegi dan dibuat dari bahan bangunan lokal. Lebih mewah dari penginapan sebelumnya, hotel ini memiliki fasilitas WiFi, DVD player, dan TV LCD 32 inch serta balkon yang langsung menghadap ke air. Biayanya pun sedikit mahal, yaitu Rp2,4 juta per malam.

3. Grand Lagoona di Koh Chang, Thailand

Hotel-Hotel Unik Terapung Di Air

Anda ingin menghabiskan malam di villa yang mengapung di air atau di atas sebuah perahu bertingkat tujuh? Grand Lagoona memiliki semuanya. Resor ini meiliki villa-villa terapung dan jacuzzi dimana Anda bisa bersantai di tengah danau sambil menikmati cahaya bulan. Resor ini juga dibangun di atas kapal kayu tradisional di sebuah laguna. Harga per malam untuk setiap kamar mulai Rp4,8 juta.

4. Rivers Floating Lodge di Koh Kong, Kamboja

Hotel-Hotel Unik Terapung Di Air

Untuk pilihan lain, Anda bisa mengunjungi 4 Rivers Floating Lodge di Kamboja yang memiliki 12 'gubuk' mewah di Sungai Mekong, hanya satu jam dari perbatasan Thailand dan Kamboja. Kamar seluas 45 meter persegi ini memiliki fasilitas televisi layar datar, WiFi, dan mini bar. Villa terapung ini terlihat seperti sebuah tenda yang mengapung, namun interior dalamnya tergolong mewah dan membuat tamu merasa bak di kamar raja. Untuk menginap di tenda terapung ini, Anda harus membayar sekira Rp1,3 juta hingga Rp1,5 juta per malamnya.

5. Hotel Sala Phae di Pakse, Laos

Hotel-Hotel Unik Terapung Di Air

Hotel mengapung ini merupakan pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin mencari penginapan murah di Laos. Hotel ini memiliki delapan kamar sederhana yang mengapung di atas dua rakit. Dari hotel ini, para tamu dapat mengatur perjalanan untuk melihat lumba-lumba Irrawaddy, yang hanya dapat ditemui di Asia Tenggara. Para wisatawan petualang dapat mengunjungi Air Terjun Li-Phi yang hanya terletak 1,5 kilometer dari tepi Sungai Sala Phae. Harga kamar per malam mulai Rp250 ribu hingga Rp600 ribu.

6. Sala Don Khone di Ban Khone Tai, Khong District, Laos

Hotel-Hotel Unik Terapung Di Air

Mengapung di antara 4.000 pulau di pesisir Don Khone, hotel ini menawarkan tiga jenis kamar. Yang paling sederhana adalah Floating Studio, dengan furnitur besar bergaya kolonial Perancis. Sedangkan yang paling mewah adalah kamar Ban Lao yang dilengkapi balkon pribadi dan atmosfir khas tropis. Harga per malamnya mulai Rp550 ribu.

7. Thuan Loi Hotel di Chau Doc, Vietnam

Hotel-Hotel Unik Terapung Di Air

Hotel Thuan Loi terletak tepat di atas sungai, 100 meter dari Pasar Chau Doc di Provinsi An Giang, Vietnam. Bagian depan hotel langsung berdiri di atas tanah, namun bagian belakangnya ditopang panggung yang berdiri di atas sungai, dengan restoran yang mengapung di Delta Mekong. Thuan Loi memiliki 25 kamar sederhana dengan harga cukup murah yaitu Rp140 ribu per malam. Lokasinya strategis, Anda dapat menikmati siang hari sambil menyantap hidangan tradisional Vietnam dan memandangi perahu berlayar di depan Anda.

8. Shwe Inn Tha Floating Hotel: Danau Inle, Myanmar

Hotel-Hotel Unik Terapung Di Air

Terletak di jantung teritori suku tradisional Myanmar, Inntha, hotel mengapung ini dibuka pada 1995. Dikelilingi pemandanga Gunung Biru dan Danau Inle, hotel ini memiliki 33 kamar standard, lima kamar kelas deluxe dan dua kamar junior suites. Kunjungi hotel ini pada bulan Oktober, karena Anda dapat berpartisipasi di balap perahu tahunan Danau Inle. Balap perahu ini merupakan sesuatu yang unik, karena mereka mendayung dengan menggunakan kaki bukan dayung kayu seperti perahu biasa. Harga per malamnya mulai dari Rp1,2 juta.

source:
travel.okezone.com
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13804163

Selasa, 17 April 2012

6 Miniatur Kereta Api Terbesar Di Dunia

1. Wunderland "Hamburg" Germany

6 Miniatur Kereta Api Terbesar Di Dunia Wunderland Hamburg Germany

Model kereta api ini mengambil 500.000 jam kerja dan membentang lebih dari 4 km² dengan rencana untuk meningkatkan ini untuk 6km ² pada tahun 2014. Jalur kereta api model berlangsung selama 9km dengan biaya sebesar 7,3 juta Euro.

2. Loxx Model Railway

6 Miniatur Kereta Api Terbesar Di Dunia

Dinamakan Loxx , karena kata Loks dalam bahasa Jerman berarti lokomotif. Miniatur kereta api ini mengambil lebih dari 200.000 jam kerja untuk membuat nya dan memiliki 4.15km jalur.

3. Gainsborough Model Railway

6 Miniatur Kereta Api Terbesar Di Dunia

Hal ini dijelaskan sebagai salah satu model kereta api terbesar di 'gauge O' dan menggambarkan East Coast Main Line dari London King Cross (Inggris) ke Leeds Tengah. Jalur kereta api berlangsung selama 0.8km (1 / 2 mil) dan membutuhkan setidaknya 10 operator untuk menjalankannya dengan sukses.

4. Toggenburg Model Railway

6 Miniatur Kereta Api Terbesar Di Dunia

Ini adalah tipe terbesar di Eropa 'kereta api model O' dan terletak di kota Lichtensteig di Swiss.

Toggenburg model kereta api membanggakan 1.2km dari lagu di atas lahan 500 kuadrat.

5. Northlandz Model Railway

6 Miniatur Kereta Api Terbesar Di Dunia

Northlandz adalah miniatur kereta api terbesar di dunia dan mengambil 25 tahun dedikasi yang jelas dari melihat foto-foto. Memiliki 8 mil jalur dan apa yang bahkan lebih mengesankan adalah bahwa ia memiliki lebih dari 4.000 bangunan dan 1 / 2 juta pohon!

6. Sierra Pacific lines by Pasadena Model Railroad Club

6 Miniatur Kereta Api Terbesar Di Dunia

Sierra Pasifik baris memiliki 30.000 kaki tangan diletakkan lagu baja dan merupakan yang terbesar 'model kereta api HO' di dunia. Model kereta api ini dimulai pada tahun 1940 dan dari ujung ke ujung yang diperlukan kereta satu jam untuk menyelesaikan rute.

source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4200126

Sabtu, 07 April 2012

Piring yang Bisa DiMakan

Bagaimana jadinya jika anda makan sekaligus menyantap alat makannya sekaligus?

Kali ini, guyonan biasa di meja makan itu bukan lagi sekadar kelakar atau bercanda, tapi benar adanya. Serius, sekarang, makan sudah bisa dengan piring-piringnya sekalian. Karena, piring itu terbuat dari terigu yang sudah dimasak. Hmm.. kedengarannya yummy!

Satu perusahaan di Taiwan telah memulai memproduksi peralatan makan yang terbuat dari bahan terigu, yang memungkinkan publik memakannya setelah menghabiskan makanan di atas meja. Kalaupun sudah kenyang, piring, gelas, ataupun mangkuk itu bisa direbus dan kemudian diberikan pada binatang piaraan.

Terdengar menarik dan ramah lingkungan, bukan?

Piring Ramah Lingkungan

Ide brilian itu dikembangkan Chen Liang-erh. Ia menciptakan piring dan peralatan makan yang bisa dimakan. Awalnya dibuat dari oatmeal atau bubur gandum. Dia butuh waktu yang tidak sedikit untuk trial and error. Tidak tangung-tanggung, Chen menghabiskan waktu hampir sepuluh tahun untuk riset dengan total biaya sekitar 1,48 juta dollar AS.

Dari produk yang bentuknya biasa saja dan satu warna, kemudian berkembang menjadi lebih berwarna dan beragam sehingga tampak lebih menarik dan sekilas tidak akan tampak meyakinkan kalau bisa juga dimakan karena kemiripannya dengan piring biasa yang sering digunakan.

Dari sebuah tulisan di Daily China News, perusahaan yang digawangi Chen awalnya berencana memproduksi sekitar enam juta “piring dan mangkuk lezat” itu dalam satu hari selama 18 bulan masa percobaan. Setelah hampir tiga tahun berjalan, produksi ternyata meningkat menjadi 14 juta item setiap hari.

Sepertinya, piring yang bisa dimakan itu telah menarik perhatian publik, seolah menjadi bagian dari makanan penutup yang bisa digigit, dikunyah, atau ditelan. Kalau memang sudah kenyang dan tidak sanggup lagi, piring dan mangkuk itu bisa direbus dan menjadi makanan penuh nutrisi buat binatang piaraan di rumah.

Kehadiran piring atupun mangkuk dari terigu dan gandum ini sepertinya akan segera menjadi hit. Setidaknya, beberapa waktu dulu, selalu ada masa ketika peralatan makan dari aluminium menggantikan posisi piring-piring yang terbuat dari logam, emas, ataupun perak. Makin berkembang, lalu ada piring dan mangkuk dari keramik dan plastik.

Siapa tahu, beberapa waktu ke depan berikutnya adalah giliran peralatan makan yang praktis dan juga ramah lingkungan ini. Setidaknya, dia tidak lagi menjadi sampah yang dibuang ataupun memenuhi tempat untuk dibersihkan (dicuci).

Selain dari gandum, ada juga yang terbuat dari maizena (tepung dari tanaman jagung), kentang, atau produk pertanian lainnya. Di samping baik untuk kesehatan, dimanfaatkannya bahan alami ini juga dinilai bisa turut menjaga lingkungan, karena kalaupun dibuang, masih mudah diolah dan menjadi kompos.

Jadi, kalau satu kali ke restoran dan ada pelayan yang berkata, “Silakan makan, sekalian sama piringnya”, jangan lagi kaget. Siapa tahu, yang ada di atas meja, benaran bisa dimakan. Semoga harganya juga tidak dua kali lipat. rai/L-3

Ramah Lingkungan

Keberadaan peralatan makan yang bisa dilahap ini secara tidak langsung juga mengusung nilai tambah, yakni ramah lingkungan. Kebetulan, inovasi ini hadir di era ketika gaung gaya hidup hijau atau go-green sedang bergema. Setidaknya, peralatan makan ini akan mengurangi populasi sampah, sekaligus membuat lingkungan tetap bersih dan terjaga.

Coba hitung berapa piring, mangkuk, atau gelas yang menumpuk saat satu event atau festival akbar digelar. Bagi yang pernah hadir di festival musik jazz ataupun festival besar lainnya, tentu pernah membayangkan betapa banyaknya publik membuang sisa makanan dan tempat makannya.

Seorang bernama David Kupfer dalam tulisannya di sierraclub.org, pernah menyebutkan kalau warga Amerika itu membuang 60 miliar gelas, 20 miliar peralatan makan, serta 15 miliar piring untuk tahun 2001. Hanya sedikit sekali yang perhatian terhadap lingkungan, khususnya kalau itu festival go-green.

Bagaimana dengan Indonesia? Belum ada yang memperhatikan ini. Tapi kalau pernah hadir dalam berbagai ajang festival, yang berlangsung tiga hari misalnya, pasti akan menemui tumpukan sampah (yang sebagian besar sisa makanan) di beberapa titik. Kalau dikalkulasi tidak bisa dibayangkan juga jumlahnya.

Nah, dengan keberadaan piring dan mangkuk lezat ini siapa tahu bisa mengatasi masalah rumit mengenai lingkungan itu. Karena terbuat dari bahan yang alami, tentunya dia juga tidak berbahaya, dan kalaupun dibuang bisa menjadi kompos buat tanah.

Bukankah dengan nilai tambah yang dibawanya, peralatan makan “ajaib” ini sekaligus telah menjadi pahlawan juga buat lingkungan serta manusia. Dia tidak lagi merepotkan untuk dicuci atau menumpuk di sudut ruang.

Karena itu juga, rasanya perkembangan abad ke-21 tidak hanya bertumpu pada teknologi, tapi bagaimana juga mengusung bahan pertanian ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, sudah saatnya juga bidang agrikultur ini mulai dilirik sebagai ranah yang potensial, selain ranah digital yang sudah tidak bisa dibendung wabahnya. rai/L-3

Fakta di Balik Gagasan Cerdas Itu

Selain berkembang di Taiwan, peralatan makan yang mencuri perhatian ini sebelumnya sudah juga menjadi perbincangan di berbagai kalangan, di sejumlah negara. Beberapa cerita dan kisahnya cukup menarik untuk diikuti. Berikut diantaranya.

• Sekitar tahun 1992, seorang insinyur dari Kanada bernama David Aung pernah mencoba menciptakan peralatan makan yang bisa dilahap dan ditujukan untuk ramah lingkungan. Dia membuat cangkir, mangkuk, piring, dan berbagai peralatan makan lainya dari sejumlah bahan alami, seperti gandum, jagung, terigu, beras, kedelai, dan tepung tapioka, atau ubi kayu.

Dalam perkembangannya dia juga membuat varasi dengan dekorasi tambahan rasa, seperti cokelat, vanila, dan jeruk. Sayangnya, produk itu tidak pernah muncul ke pasaran, karena permasalahan kurangnya dana investasi dan pengembangan.

• Di Polandia, Miller Jerzy Wysocki punya gagasan yang sama dengan membuat peralatan makan dari tepung terigu. Beberapa tahun yang lalu, dia mencoba membuat dengan 100 persen bahan dari alam, dengan produk berupa piring, mangkuk, dan cangkir. Tanpa bahan pewarna ataupun zat kimia. Namun, usaha penjualannya di sana tersendat, apalagi publik masih mengabaikan bahan organik ini. Tapi, dia tidak perlu berkecil hati, karena kemudian salah satu perusahaan supermarket besar di Inggris meliriknya dan ditawari untuk mengembangkan produksi, hingga termasuk pembungkus pizza bagi yang ingin dibawa pulang.

• Sebuah perusahaan di Inggris bernama Potatopak mengembangkan pembuatan piring yang terbuat dari kentang. Dikenal dengan sebutan “piring kentang”, produk ini diyakini 100 persen ramah lingkungan tanpa racun dan zat kimia. Produksinya terbatas sejak tahun 1998. Selain peralatan makan, juga ada baki (nampan) dan panci. Kompetitornya hanya ada dua, yakni yang berada di AS dan Jerman.

• Di Jerman, sejumlah cangkir dan mangkuk yang bisa dimakan (seperti wafer/waffle) kerap menjadi pelengkap yang sering disuguhi kala ada festival ataupun pameran. Biasanya sebagai tempat ditarohnya, kentang, saus, irisan pizza, crepes, dan es krim.

• Cobatco, sebuah perusahaan dari Illinois memproduksi mangkuk wafel untuk keperluan rumah atau bisnis.

• Di Austria, Swedia, dan Jerman, perusahaan fast food McDonalds-nya menggunakan peralatan makan dari maizena (sejenis tanaman dari jagung) yang diproduksi dari Italia. Di samping itu, container es krimnya terbuat dari biscuit (cookie) untuk menggantikan yang sebelumnya terbuat dari plastik.

• Di Amerika, ada Edibowls yang berlokasi di California Selatan, menjual enam mangkuk yang terbuat dari terigu, yang dibakar, dan renyah kala dimakan. Pasar mereka adalah kafe-kafe dan institusi. Disebutkan, seorang Professor Jay-Lin Jane, dari Iowa State University, yang mencoba mengembangkan peralatan makan yang bisa dilahap ini.

• Duo Anne Bannick dan Lene Vad Jensen dari Denmark membuat peralatan makan dari terigu, maizena dan laktat asam susu, di bawah naungan Papcorns. Beberapa produknya, berupa sushi-set, piring, dan peralatan makan lengkap, hingga mangkuk. rai/L-3

Bagaimana gan? Mau makan sekalian piringnya juga?

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9645750

Jumat, 16 Maret 2012

10 Kota di Malam Hari Dilihat dari Luar Angkasa

Aktivitas favorit para astronot dan kosmonot kapal Stasiun Luar Angkasa Internasional adalah melihat lampu-lampu kota di bawah ini ketika melintasi Stasiun sisi gelap bumi. Lampu garis pusat populasi terpadat dan garis pantai, dan membentuk sebuah pola-pola budaya.

Dari perspektif geografis, kota-kota di malam hari memberikan cerita yang berbeda tentang suatu wilayah.

1. Tokyo, Japan


Kota-kota dari berbagai daerah di bumi juga diidentifikasi oleh perbedaan dalam lampu malam hari mereka. Cahaya kota di Jepang memiliki warna biru-hijau terang daripada daerah lain di dunia. Perkembangan yang lebih baru di sepanjang pantai Teluk Tokyo ditandai oleh lampu uap natrium oranye, sedangkan sebagian besar wilayah perkotaan memiliki lampu uap merkuri lampu hijau.

2. Seoul, Korea


Foto ini menggambarkan daerah perkotaan di Seoul pada malam hari. Jalan raya utama dan alur sungai (seperti sungai Han) yang jelas digariskan oleh lampu jalan, sedangkan lampu terang menunjukkan inti kota pusat kota (di tengah gambar) dan kompleks industri besar. Satu kompleks terletak di ujung kiri gambar dan menduduki sebuah pulau di Laut Kuning. Daerah yang gelap pada gambar adalah gunung-gunung atau daerah berair. Gambar malam hari telah digunakan secara luas di perkotaan dan penelitian iklim pertumbuhan perkotaan untuk memetakan tingkat daerah perkotaan (terang) versus pedesaan (gelap).

3. London, Inggris


Pandangan malam hari di ibukota Inggris menawarkan pesona yang unik ke dalam kepadatan perkotaan dan infrastruktur seperti disorot oleh lampu listrik. Daerah terang di tafsirkan sebagai yang paling padat, kepadatan penduduk dilihat dari pusat perkotaan yang terang hingga mencapai sekitar satu Orbital.

4. Chicago, Illinois


Chicago, Illinois adalah rumah bagi sekitar tiga juta orang, namun di wilayah metropolitan yang lebih luas meliputi hampir 10 juta orang. Di malam hari, di wilayah kawasan 10 juta orang itu tidak dapat dilihat. Gambar ini diambil pada tanggal 7 Oktober 2003, dengan lensa 50 mm.

5. US/Mexico Border


Perbatasan seperti kota-kota di Ciudad Juarez, Meksiko, dan El Paso, Texas, menggambarkan sisi yang berbeda pola kota sisi sama lain, menunjukkan pengaruh budaya terhadap perkembangan dan pertumbuhan kota-kota dan infrastruktur. Ciudad Juarez, berpenduduk setidaknya 1.300.000 orang. Di sisi AS Rio Grande, El Paso ditandai dengan terang di Interstate Highway I-10 yang memotong kota. Meskipun wilayah El Paso, dengan perkiraan populasi sedikit lebih dari 600.000 secara kasar atas daerah Ciudad Juarez, kepadatan permukiman ini dibuktikan dengan distribusi lampu yang jauh lebih keci

6. Jeddah dan Mekah, Arab Saudi


Pertumbuhan yang pesat di Jeddah dan Mekkah, Arab Saudi dapat dipetakan dari pola pencahayaan, dan jalan yang menghubungkan Jeddah dan Mekah terdiri dari cahaya cerah di sekitar padang pasir yang gelap.

7. Long Beach, California


Cahaya uap natrium Orange menerangi fasilitas pelabuhan Long Beach, California, menerangi beroperasinya pelabuhan ini siang-malam, pelabuhan ini adalah salah satu pelabuhan kargo komersial tersibuk di dunia. Gambar ini diambil pada tanggal 4 Februari 2008, dengan menggunakan lensa 400 mm, memberikan resolusi yang superior.

8. Antwerp, Belgia


Dari perspektif geografis, kota-kota di malam hari menyajikan cerita yang berbeda tentang suatu wilayah. Lampu-lampu kota memberikan batas-batas tajam yang menunjukan konsentrasi terpadat populasi, karakteristik yang telah digunakan untuk menilai pengaruh urbanisasi terhadap ekosistem bumi. Rincian meningkat dari lampu-lampu kota yang tersedia dari fotografi astronot dapat membantu memperbaiki batas-batas perkotaan didefinisikan dari data satelit.

9.Sao Paulo, Brasil


Gambar ini menunjukkan jejak kota Sao Paulo terbentuk dari Sao Paulo, Brazil, kota terbesar di Amerika Selatan dengan sekitar 17 juta orang. Warna-warna berbeda (pink, putih, dan abu-abu) mendefinisikan jenis dan generasi lampu jalan. Pelabuhan Santos, di sisi kanan foto itu, juga dijelaskan oleh lampu.

10. Montreal, Kanada


Bumi telah menjadi planet perkotaan. Ketika semakin banyak orang pindah ke kota-kota, dan daerah-daerah pedesaan dan pinggiran kota sekitarnya semakin dikembangkan, pola lampu di kota-kota di seluruh dunia akan berubah. Jejak2 Individu kota akan menyatu menjadi gumpalan terang yang lebih besar. Jalan lainnya akan menghubungkan kota-kota untuk membentuk sebuah jaringan, diterangi renda seperti pada bagian-bagian dari benua. Foto-foto astronot di malam hari dari masa mendatang akan mendokumentasikan perubahan-perubahan, memberikan ilustrasi dramatis untuk melanjutkan cerita jejak kaki manusia di Bumi.

source: allscorpion.blogspot.com

Senin, 12 Maret 2012

Seni Lipat Origami Terkeren

Inilah Origami (Seni Melipat uang kertas) terbaik yang pernah ane liat. gan Cekidot aja langsung yukk..

Seni Lipat Origami Terkeren

Ada yang ketinggalan, tentang origami sendiri.. berikut ane petik dari wikipedia sbb..

"Origami adalah sebuah seni lipat yang berasal dari Jepang. Bahan yang digunakan adalah kertas atau kain yang biasanya berbentuk persegi. Sebuah hasil origami merupakan suatu hasil kerja tangan yang sangat teliti dan halus pada pandangan.

Origami merupakan satu kesenian melipat kertas yang dipercayai bermula sejak kertas diperkenalkan pada abad pertama di zaman Tiongkok kuno pada tahun 105 Masehi oleh Ts'ai Lun.

Pembuatan kertas dari potongan kecil tumbuhan dan kain berkualitas rendah meningkatkan produksi kertas. Contoh-contoh awal origami yang berasal dari Tiongkok adalah tongkang (jung) dan kotak.

Pada abad ke-6, cara pembuatan kertas kemudian dibawa ke Spanyol oleh orang-orang Arab.

Origami pun menjadi populer di kalangan orang Jepang sampai sekarang terutama dengan kertas lokal Jepang yang disebut Washi.."
Lanjut yuk gan,,..

Seni Lipat Origami Terkeren millenium falcon

Seni Lipat Origami Terkeren star trek enterprise

Seni Lipat Origami enterprise

Seni Lipat Origami star trek stand keren

Seni Lipat Origami Terkeren Take evasive

Seni Lipat Origami Terkeren Two Dollar Xwing

Seni Lipat Origami Vaders Tieand Escorts Sexy

Seni Lipat Origami Terkeren SEXY

Seni Lipat Origami Ter SEXY

SEXY BANGET Seni Lipat Origami Terkeren jet fighter

Cantik Banget Seni Lipat Origami Terkeren Kamera

Cantik, Bening, Seni Lipat Origami Terkeren tractor

source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2455785

Seni Lipat Origami Terkeren

Inilah Origami (Seni Melipat uang kertas) terbaik yang pernah ane liat. gan Cekidot aja langsung yukk..

Seni Lipat Origami Terkeren

Ada yang ketinggalan, tentang origami sendiri.. berikut ane petik dari wikipedia sbb..

"Origami adalah sebuah seni lipat yang berasal dari Jepang. Bahan yang digunakan adalah kertas atau kain yang biasanya berbentuk persegi. Sebuah hasil origami merupakan suatu hasil kerja tangan yang sangat teliti dan halus pada pandangan.

Origami merupakan satu kesenian melipat kertas yang dipercayai bermula sejak kertas diperkenalkan pada abad pertama di zaman Tiongkok kuno pada tahun 105 Masehi oleh Ts'ai Lun.

Pembuatan kertas dari potongan kecil tumbuhan dan kain berkualitas rendah meningkatkan produksi kertas. Contoh-contoh awal origami yang berasal dari Tiongkok adalah tongkang (jung) dan kotak.

Pada abad ke-6, cara pembuatan kertas kemudian dibawa ke Spanyol oleh orang-orang Arab.

Origami pun menjadi populer di kalangan orang Jepang sampai sekarang terutama dengan kertas lokal Jepang yang disebut Washi.."
Lanjut yuk gan,,..

Seni Lipat Origami Terkeren millenium falcon

Seni Lipat Origami Terkeren star trek enterprise

Seni Lipat Origami enterprise

Seni Lipat Origami star trek stand keren

Seni Lipat Origami Terkeren Take evasive

Seni Lipat Origami Terkeren Two Dollar Xwing

Seni Lipat Origami Vaders Tieand Escorts Sexy

Seni Lipat Origami Terkeren SEXY

Seni Lipat Origami Ter SEXY

SEXY BANGET Seni Lipat Origami Terkeren jet fighter

Cantik Banget Seni Lipat Origami Terkeren Kamera

Cantik, Bening, Seni Lipat Origami Terkeren tractor

source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2455785